Kamis, 10 Maret 2016

Naturalisasi Dalam Dunia Sepakbola Indonesia

 Nama : Reggi Okky Riswara
Kelas  : 2IC08
NPM   : 28414998
Pendidikan Kewarnegaraan.

BAB I
PENDAHULUAN


       I.            LATAR BELAKANG
Pada dasarnya Naturalisasi adalah proses perubahan status dari penduduk asing menjadi warga negara suatu negara. Misalnya seorang warga negara asing menikah dengan warga negara indonesia dan ia mengajukan permohonan untuk melakukan perpindahan kewarganegaraan. Namun proses ini harus terlebih dahulu memenuhi beberapa persyaratan yang ditentukan dalam peraturan kewarganegaraan negara yang bersangkutan, karena melakukan sebuah perpindahan tersebut tidak semudah yang di bayangkan dan ada proses hukum dalam masing- masing negara.
Hukum naturalisasi di setiap negara berbeda-beda. Di Indonesia, masalah kewarganegaraan saat ini diatur dalam Undang-Undang No. 12 tahun 2006. Sehingga tidak semua warga negara dapat melakukan perpindahan status kewarganegaraan sebelum mereka mengajukan permohonan yang resmi dalam suatu negara tersebut.
Dengan adanya permasalahan- permasalahan dan beberapa persyaratan dalam naturalisasi ini, pemakalah akan mencoba membahas lebih detail beberapa hal yang terkait dengan naturalisasi serta beberapa undang-undang yang mengaturnya.

II.        RUMUSAN MASALAH
      Dari pokok-pokok permasalahan diatas penyusun merumuskan beberapa masalah yaitu:
1.       Pengertian Naturalisasi
2.       Dasar Naturalisasi
3.       Syarat Naturalisasi
4.    Naturalisasi Dalam Dunia Sepakbola Indonesia
  
  
BAB II
PEMBAHASAN

I.                     Pengertian Naturalisasi
Naturalisasi adalah proses perubahan status dari penduduk asing menjadi warga negara suatu negara. Misalnya Irfan Bachdim adalah pemain sepakbola keturunan indonesia – belanda, ia memutuskan untuk pindah warga negara menjadi WNI pada tahun 2010.

II.                Dasar Naturalisasi
Pewadahan dalam hukum naskah asli UUD 1945, masalah kewarganegaraan diatur di dalam Pasal 26 ayat (1) yang menyatakan bahwa: “Yang menjadi warganegara ialah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan Undang-undang.”
Selanjutnya ayat (2) menyatakan: “syarat-syarat mengenai kewarganegaraan ditetapkan dengan Undang-Undang”. Ketentuan semacam ini memberikan penegasan bahwa untuk orang-orang bangsa Indonesia asli secara otomatis merupakan warga negara, sedangkan bagi orang bangsa lain untuk menjadi warga negara Indonesia harus disahkan terlebih dahulu dengan undang-undang.

III.     Syarat Naturalisasi biasa
Ada dua jenis naturalisasi yang diterapkan, yaitu naturalisasi biasa dan naturalisasi khusus. Syarat yang harus dipenuhi dalam melakukan naturalisasi biasa diantaranya:
1.       Bertempat tinggal terakhir di Indonesia minimal 5 tahun
2.       Seseorang pemain atau atlit bisa di naturalisasi secara biasa jika dia sudah menetap di Indonesia minimal 5 tahun. Dan dalam kurun waktu lima tahun tersebut dia tidak keluar dalam waktu yang lama ke Negara lain.
3.       Pada usia 21 tahun seseorang berhak untuk menentukan status kewarganegaraannya.
4.       Sudah menikah dan mendapatkan persetujuan dari pasangannya
5.       Seseorang yang sudah menikah jika ingin berpindah kewarganegaraan harus terlebih dahulu mendapatkan ijin dari pasangannya yang sah.
6.       Sehat jasmani dan rohani .
7.        Harus dalam keadaan sehat baik jasmaninya maupun rohaninya sebelum masuk menjadi warga Negara Indonesia, hal tersebut ditunjukkan oleh surat keterangan dari pihak dokter.
8.       Mampu berbahasa Indonesia secara lancer
9.       Berbahasa Indonesia menjadi syarat pendukung seseorang dalam mendapatkan kewarganegaraan Indonesia.
10.   Tidak mempunyai kewarganegaraan lain selain Indonesia
11.   Jika ingin mendapatkan kewarganegaraan Indonesia, seorang pemain atau atlit harus terlebih dahulu melepas kewarganegaraannya yang lama. Karena tidak memungkinkan seseorang mempunyai kewarganegaraan ganda.
Sedangkan Naturalisasi khusus diberikan kepada pemain atau individu yang telah menunjukkan jasanya kepada Indonesia. Mereka dapat mengajukan diri atau atas permintaan pemerintah untuk menjadi WNI.

IV        Naturalisasi Dalam Dunia Sepakbola Indonesia
            Di indonesia pada tahun 2010 pada piala AFF yang diselenggarakan di Jakarta dan Malaysia, munculah pemain naturalisasi yang kita kenal saat itu, Cristian Gonzales dan juga Irfan Bachdim, Mereka berdua adalah salah satu pemain naturalisasi yang dikatakan sukses dalam timnas Indonesia, dan semenjak saat itu banyak pemain asing yang di naturalisasi, dari seorang yang berkewarganegaraan ganda atau yang biasa dikenal dengan keturunan dan juga yang menetap di indonesia sudah lebih dari 5 tahun. Tapi hanya sebagian dari mereka yang sukses berkarir di Timnas Indonesia.

KESIMPULAN

Bahwa Proses Naturalisasi adalah sebuah proses perubahan status dari penduduk asing menjadi Warga Negara suatu negara. Sesuai yang dijelaskan pada UUD 1945 dan memiliki beberepa persyaratan yang harus dipenuhi. Dan upaya PSSI dalam Program Naturalisasi guna meningkatkan prestasi sepakbola indonesia mulai menunjukkan hasilnya dengan indonesia mencapai Final Piala AFF 2010, meskipun hanya merebut runner up, perlu kita apresiasi, tapi sekarang Timnas indonesia mengalami penurunan prestatsi, tidak boleh berlaga di pertandingan internasional karena kita sedang di sanksi oleh FIFA, dan semoga saja dalam waktu dekat sanksi FIFA itu dicabut, dan kita bisa menikmati pertandingan Timnas Indonesia bersama dengan pemain naturalisasinya.


                http://igitbudhiarto.blogspot.co.id






Rabu, 18 November 2015

Dampak Kabut Asap Bagi Lingkungan Sekitar

A.   PENDAHULUAN

Indonesia adalah Negara yang di lewati garis khatulistiwa, dan Indonesia termasuk ke dalam Negara tropis, dimana hanya mempunyai 2 musim yaitu, musim hujan dan musim kemarau, dan sering terjadi bencana alam di musim hujan dan musim kemarau, khususnya musim kemarau sering terjadi kebakaran hutan yang terjadi di sumatera dan Kalimantan yang  di akibatkan, oleh lahan gambut yang mudah terbakar, akibatnya sering terjadi kabut asap dan mengganggu jarak pandang. Selain itu mengganggu aktivitas keseharian seperti terbatasnya jarak pandang, kabut asap juga bisa menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan tubuh.Bila seseorang terpapar konsentrasi tinggi asap kabut yang mengandung komponen berbahaya bisa menimbulkan berbagai gangguan pernapasan. Komponen asap bisa terdiri dari uap hasil pembakaran, partikel dari bahan-bahan yang terbakar, sampai komponen kuman.Banyak sedikitnya komponen yang terhirup tergantung pada jarak dan durasi kabut asap. Pada orang yang tinggalnya dekat dengan sumber pembakaran tentu konsentrasi kandungan berbahaya dalam asapnya lebih tinggi.

B. Standar Limbah

Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) adalah laporan kualitas udara kepada masyarakat untuk menerangkan seberapa bersih atau tercemarnya kualitas udara dan bagaimana dampaknya terhadap kesehatan setelah menghirup udara tersebut selama beberapa jam/hari/bulan. Penetapan ISPU ini mempertimbangkan tingkat mutu udara terhadap kesehatan manusia, hewan, tumbuhan, bangunan dan nilai estetika.
Berikut Keputusan Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan tentang Pedoman Teknis Perhitungan Dan Pelaporan Serta Informasi  Indeks Standar Pencemar Udara No. KEP-107/KABAPEDAL/11/1997 Tanggal 21 November 1997:
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjoJI8moIjBXZTqe-VrDCnbnCuDTxZIwoL_zibwdV8flYUoGl-HqL1eYNwCGVhSrM6r5rf2MDgqYa3cc9hb0BTWxEZHlFFpODhFP4LSrH41EsxX-BWCobl9ejNoUWX45Sq6WuY-4qpDtBla/s1600/Tabel+Indeks+Standar+Pencemaran+Udara.jpg
ISPU Ditetapkan Berdasarkan KEP-107/KABAPEDAL/11/1997, yaitu:
- Karbon Monooksida (CO): 8 jam (Periode pengukuran rata-rata)
- Sulfur Dioksida (SO2): 24 jam (Periode pengukuran rata-rata)
- Nitrogen Dioksida (NO2): 1 jam (Periode pengukuran rata-rata)
- Ozon Permukaan (O3): 1 jam (Periode pengukuran rata-rata)
- Partikel Debu (PM10): 24 jam (Periode pengukuran rata-rata)

C.     Realita Dilapangan
                                 
Kebakaran hutan di sumatera dan Kalimantan, diakibatkan karena adanya factor alam karena lahan gambut di sekitar mudah terbakar, ada juga oknum perusahaan yang membakar lahan tersebut untuk dijadikan lahan kelapa sawit.
Kebakaran hutan di sumatera dan di Kalimantan memberikan dampak yaitu :

Dampak Kesehatan :
-      Kabut Asap Menyebabkan Iritasi mata,hidung dan tenggorokan, serta menyebabkan alergi Pernafasan
-      Kabut asat dapat memparah kesehatan bagi yang mempunyai penyakit Asma dan penyakit paru-paru lainnya.
-      Banyak hasil dari kebakaran hutan mengenai makanan, jadi membuat makanan tidak higienis dan dapat menimbulkan penyakit
-      Kabut asap menyebabkan paru- paru jadi sulit bernafas
-      infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) jadi lebih mudah terjadi, terutama karena ketidak seimbangan daya tahan tubuh (host), pola bakteri/virus penyebab penyakit (agent) serta buruknya lingkungan (environment).

Dampak Ekonomi dan lingkungan
-      Indonesia merugi karena pariwisata menurun akibat terjadi kabut asap di sumatera dan Kalimantan
-      Riau mengalami kerugian Rp. 7 triliun akibat terjadinya kebakaran hutan
-      Negara tetangga Malaysia dan singapura terkena dampak asap yang menyebabkan banyak yg tidak beraktifitas selama kabut asap dan merugikan kedua Negara tersebut.

Dampak Pendidikan
          Banyaknya sekolah di riau di liburkan akibat kebakaran hutan ini, dan juga Negara tetangga Malaysia yang terkena dampak ikut meliburkan sekolahnya

Dampak Alam
          Banyak hewan langka yang seharusnya dilindungi mati akibat kebakaran hutan ini dan juga banyak hewan buas pindah ke lingkungan penduduk dan menyerang penduduk sekitar.

D.     Kesimpulan.
         

          Dari kesimpulan yang bisa kami ambil dari kejadian yang terjadi di sumatera dan kalimatan seharusnya kita bisa lebih sadar untuk menjaga alam ini, meskipun kejadian ini bisa karena kejadian alam, tapi juga ada karena perbuatan manusia itu sendiri, banyak sekali yang dirugikan dari kejadian ini dari segi ekonomi, segi alam, segi pendidikan, segi kesehatan, dari pemerintah seharusnya bisa lebih tegas soal masalah ini yang bertahun-tahun selalu terulang kembali bahkan tahun ini adalah dampak yg paling besar, tapi kita tidak bisa semua menyalahkan pemerintah kita juga harus sadar dari diri kita sendiri supaya tidak merusak alam, agar alam masih bisa kita nikmati oleh anak cucu kita kelak.

Sabtu, 10 Oktober 2015

Dampak yang di hasilkan oleh WORKSHOP

Nama : Reggi Okky Riswara
Kelas : 2IC08
NPM : 28414998

Dampak yang di hasilkan oleh WORKSHOP

           Dari hasil observasi yang kami pantau bersama teman-teman bisa didapatkan, bangunan PT/ Workshop mempunyai dampak positif maupun negatif dari segi lingkungan maupun segi ekonominya
PT/ Workshop yang kami jadikan sebagai tempat observasi yaitu PT Artha Global yang beralamat di Jababeka 1 ini menimbulkan masalah di bidang AMDAL nya, PT Artha Global ini bergerak di bidang permesinan berdekatan dengan pemukiman penduduk ini sangat memprihatinkan.

Bisa dilihat dari dampak negatifnya terhadap lingkungan pada saat proses pengerjaan PT tersebut yaitu :
1. Hasil limbah Asap yang mencemari lingkungan sekitar tidak jarang banyak warga yang mengeluh sesak nafas dengan adanya PT tersebut.
2. Serbuk Besi atau juga bisa disebut scrups besi yang menganggu jalan yang membahayakan bagi pejalan kaki dan juga pengendara motor/ mobil
3. Pembuangan limbah oli yang belum begitu baik sehingga menyebabkan warna air berubah dan juga mengakibatkan bau pada air yang sudah melebih kadar ph yang sudah ditentukan, serta pengelolahan limbah pada limbah cair masih belum maksimal sehingga tanah di daerah sekitar sudah tidak subur, karena mengandung banyak oli sehingga banyak sekali masyarakat juga merugi akibat tidak bisa bercocok tanam. Dan tentang peraturan tentang limbah cair sudah diatur dalam keputusan Menteri lingkungan hidup nomer 111 tahun 2003 tentang pedoman mengenai syarat dan tata cara perizinan serta pedoman kajian air limbah ke air atau sumber air.

Selanjutnya dampak positif terhadap lingkungan sekitar yaitu
Meningkatkan kesejahteraan warga sekitar dan juga mengalami pertumbuhan ekonomi yang membawa perubahan terhadap kehidupan masyarakat.

Dari kesimpulan yang saya ambil yaitu :
PT tersebut masih memberikan dampak negatif warga sekitar, meskipun ada juga positif yang didapat tapi lebih banyak sisi negatif terhadap lingkungan sekitar, dan sangat berbahaya bagi kesehatan penduduk sekitar. Terima kasih

Minggu, 03 Mei 2015

Review Film

BATAS 2011
Film batas adalah film arahan sutradara rudi soedjarwo, yang menceritakan tentang seseorang yang bernama jaleswari yang di perankan oleh Marcella zalianty yang di tugaskan oleh pimpinannya untuk menyelidiki mengapa kegiatan csr (corporate social responsibility) dalam bidang pendidikan tidak berjalan dengan baik pada sebuah  perkampungan di wilayah entikong, kabupaten sangau, Kalimantan barat, yang berbatas dengan negara Malaysia. Dan  awal jaleswari sampai di perkampungan wilayah entikong, jaleswari diantarkan oleh seorang bapak untuk menemui guru bernama adeus, guru adeus adalah satu-satunya guru yang ada di pedesaan tersebut. Jaleswari pun dibawa oleh adeus untuk menemui panglima adayak, sesampainya disana, adeus pun menjelaskan tujuan datang jaleswari kemari, adeus menjelaskan bahwa jaleswari adalah guru yang dikirim dari kota untuk mengajar di desa entikong, namun yang sebenarnya terjadi adalah jaleswari di tugaskan dari perusahaan untuk menyilidiki csr tidak berjalan baik di desa tersebut.
Setelah menemui panglima galiong bengker, lalu jaleswari dibawa kerumah anak yang bernama borneo, disanalah jaleswari bertemu dengan nawara, nawara sendiri mempunyai anak seorang putri yang meninggal, yang merupakan menantu dari panglima galiong bengker, nawara dan panglima galiong bengker berusaha meyingkirkan batas diantara hubungan mereka berdua yang mulai tercipta semenjak putri nawara meninggal. Dirumah nawara jaleswari muntah, karena faktor hamil, jaleswari sebelum datang ke desa entikong memang sudah hamil muda orang tua dari jalewari pun tidak mengizinkan ia pergi ke desa tersebut,suami dari jaleswari pun baru saja meninggal jadi jaleswari merasa kehilangan dan jaleswari masih tetap kukuh untuk pergi ke desa entikong untuk bertugas sekaligus mencoba bertahan hidup di desa entikong. Selama tinggal di desa enntikong tidak semua warga ramah dengan jaleswari ada satu warga yang tidak suka dengan jaleswari yaitu seorang pedagan warung, otig menganggap bahwa kedatangan jaleswari hanya akan merusak tatanan adat dan struktur masyarakat di desa tersebut, makanya otig menyuruh anak buahnya untuk mengawasi jaleswari, terjadi perang dingin antara jaleswari dengan otig kemudian mengisi struktur cerita Batas sekaligus member beberapa plot cerita tambahan yang sekaligus mengarahkan jaleswari kepada jawaban dari pertanyaan mengapa ia harus dikirimkan ke wilayah tersebut.
Awalnya jaleswari ingin menyelidiki kenapa csr tidak berkembang di desa tersebut, namun karena kasihan melihat anak desa tersebut, jaleswari pun tersentuh dan rela menjadi guru di desa tersebut. Setelah beberapa minggu jaleswari tinggal didesa tersebut banyak sekali konflik yang terjadi, seperti ubuh, ubuh adalah seorang perempuan pendatang yang dibawa oleh kelompok otig untuk di perkosa dan juga dianiaya lalu dikirimkan ke negara Malaysia, sebelum ubuh diberangkatkan ke Malaysia ubuh kabur dari kelompok tersebut dan akhirnya di temukan oleh arif, arif sendiri adalah seorang pemuda yang menjaga perbatasan antara Indonesia dan Malaysia, konflik yang terbesar dalam konflik ini yaitu disaat otig mengajak seluruh warga desa untuk mengusir jaleswari dari desa tersebut. Namun berhasil dihalau oleh adeus dan disitulah terjadi adu Mandau nama senjata khas suku dayak, tetapi berhasil di lerai oleh panglima galiong bengker, dalam film ini juga terdapat unsur percintaannya yaitu pada saat arif mengantarkan pulang jaleswari ke perbatasan, disitu jelas bahwa arif dan jaleswari saling mengungkapkan hatinya masing-masing namun dalam bahasa yang begitu baku, jadi kita saat menontonnya pun awalnya tidak mengetahui kalau jaleswari dan arif ada perasaan, diakhir cerita otig dan kelompoknya akhirnya kabur dari pedesaan karena takut ketahuan karena sering mengirim gadis dibawah umur dimalaysia untuk dijadikan psk, dan jaleswari pun kembali ke desa entikong disambut dengan adat suku dayak dan anak anak desa tersebut, dan tidak lupa disambut oleh arif, dan akhirnya jaleswari tinggal didesa entikong sambil membesarkan anaknya yang ada dikandungannya.